HnJxnamjFNAlOVF6Q1uObREh7avz80zCg0Efg9rw
Mengenal Hand Sanitizer, Cairan Pembersih Tangan yang Masih Diremehkan Keberadaannya

Iklan Billboard 970x250

Mengenal Hand Sanitizer, Cairan Pembersih Tangan yang Masih Diremehkan Keberadaannya


Menjaga kebersihan tangan baik sebelum dan sesudah makan sangat penting. Hal ini untuk menghilangkan bau tak sedap sekaligus membunuh kuman yang bisa membawa penyakit ke dalam tubuh. Maka dari itu, penggunaan cairan pembersih tangan atau yang dikenal dengan hand sanitizer selalu digaungkan. Terdapat banyak pilihan sabun pencuci tangan yang bisa Anda pilih di pasaran. 

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dengan maraknya penggunaan cairan pembersih tangan di kalangan kaum muda maupun orang-orang urban. Kemudahannya yang terkemas dalam botol membuat Anda dapat membawanya kemana saja, tanpa perlu repot. Anda dapat menggunakannya tanpa perlu pergi ke toilet. Selain itu, kandungan alkohol 60% dapat membersihkan tangan dengan baik. 

Tetapi, terdapat sebagian masyarakat yang masih awam dengan penggunaan produk ini meskipun memiliki kemampuan dalam membasmi dan menurunkan jumlah kuman pada tangan. 

Bagaimana cara menggunakan hand sanitizer? 

Penggunaannya sangat mudah, yakni dengan menuangkan cairan pembersih yang telah dibuka tutup botolnya. Lalu, melakukan penggosokan dan pemerataan ke seluruh tangan baik pada sela-sela jari maupun telapak tangan. Anda hanya perlu menunggunya hingga kering. 

Meskipun penggunaan cairan pembersih ini sudah sering digunakan sebelum atau setelah makan, namun tidak dipungkiri bahwa masih banyak juga yang kurang memperhatikan akan pentingnya mencuci tangan setelah beraktivitas. Apalagi jika dalam keseharian Anda beraktivitas di tempat yang ramai. Belum lagi jika tempat-tempat yang biasa Anda kunjungi kurang terjamin kebersihannya. 

Kinerja Hand Sanitizer 

Cairan pembersih ini mengandung alkohol 60% yang dapat melarutkan membran yang memiliki fungsi melindungi bagian dalam bakteri dengan cara merusaknya dahulu. Setelah itu, kerusakan berlanjut dengan perubahan struktur protein dalam sel bakteri mengalami kematian fungsi. Struktur ini terdiri atas fosfolipid yang dikenal sebagai ekor dengan sifatnya hidrofobik (tidak suka air). 

Adanya gugus fosfat membuat sifat bagian kepala bakteri menjadi lebih menyukai air alias hidrofilik dan polar. Hal inilah yang menjadikan cairan ini mampu membunuh bakteri karena sifat ekor bakteri bersifat lipofilik sehingga dapat menghancurkan membran. 

Kandungan pada cairan pembersih tangan ini terdiri atas propanol dan etanol yang dapat membuat senyawa polar maupun non polar menjadi mudah terlarut. Sifat kedua senyawa dari cairan pembersih tangan yaitu amphiphilic, maksudnya, senyawa tersebut memiliki bagian lipofilik maupun hidrofilik. 

Kinerja dari etanol ini ialah melakukan sentuhan terhadap membran bakteri dan melakukan ikatan, dari hubungan ikatan inilah ekor lipofilik mudah dilarutkan. Secara otomatis, membran tidak memiliki struktur sehingga secara berangsur-angsur bakteri mengalami kematian. Secara singkat, kinerja cairan pembersih ini ialah meruntuhkan pertahanan membran lalu memusnahkan struktur protein bakteri. 

Namun, perlu diketahui bahwa beberapa ahli maupun literatur menyatakan bahwa hand sanitizer tidak efektif apabila tangan Anda kotor dan berminyak. Sehingga, sangat penting bagi Anda tetap mencuci tangan menggunakan air dan sabun disamping memanfaatkan cairan pembersih tangan. 

Dalam melakukan aktivitas sehari-hari, sangat mustahil kita tidak terpapar dengan polusi hingga bakteri. Oleh karena itu mari sama-sama menyadari pentingnya mencuci tangan baik sebelum maupun sesudah beraktivitas. Hadirnya cairan pembersih tangan ini tentu saja menjadi alternatif terbaik dan termudah dalam menjaga kebersihan tangan. Dikemas dengan botol yang mungil akan memudahkan Anda membawanya sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak menjaga kebersihan tangan. 

Semoga ulasan di atas bermanfaat ya!
Baca Juga
SHARE
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar